SEJARAH SINGKAT BPR GAMON
BPR Gamon mengawali perjalanannya pada tahun 1992 dengan nama BPR Bhakti Perpensi yang berkedudukan di Balaraja, Kabupaten Tangerang. Transformasi besar dimulai pada tahun 2008 saat institusi ini diakuisisi oleh pemegang saham saat ini yang memiliki pengalaman profesional di dunia perbankan selama lebih dari 40 tahun.
Dan pada tahun 2010 BPR Bhakti Perpensi resmi berganti nama menjadi BPR Gamon. Di tahun yang sama, bank melakukan ekspansi dengan membuka Kantor Cabang di Jl. Kebon Sirih No. 77, Jakarta Pusat, yang karena pertumbuhannya yang sangat pesat kemudian ditetapkan menjadi Kantor Pusat. Pada tahun 2010, pemegang saham juga secara bersamaan mengakuisisi BPR Pantura Abadi dan BPR Gitamakmur Utama yang kemudian dikelola di bawah naungan bendera Hagalink. Pada tahun 2012 BPR Gitamakmur Utama membuka kantor cabang di Chandra Building, Pancoran, Glodok. Pada tahun 2014 BPR Gitamakmur Utama membuka Kantor Cabang kedua yang berlokasi di Jalan Tanjung Duren Raya No.101B, Jakarta Barat. Dan pada tahun 2014 BPR Pantura Abadi juga membuka kantor cabang di Permata Hijau, Jakarta Selatan. Kemudian di tahun 2016 Kantor Cabang BPR Gitamakmur Utama di Chandra Building, Pancoran, Glodok dipindahkan ke Jalan Telepon Kota No.64, Pasar Pagi, Jakarta Barat. Pada tahun 2017 BPR Gamon membidik pasar lebih luas lagi dengan merelokasi Kantor Cabang Balaraja ke Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Momen bersejarah terjadi pada tanggal 1 Maret 2026, di mana BPR Gitamakmur Utama dan BPR Pantura Abadi secara resmi melakukan merger (penggabungan) ke dalam BPR Gamon berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Tanggal 18 Februari 2026 Nomor KEP-13/D.03/2026. Melalui penggabungan kekuatan ini, BPR Gamon kini memiliki total aset di atas Rp1 Triliun, yang mengukuhkan posisinya sebagai BPR dengan aset terbesar ke-2 di wilayah DKI Jakarta.
SEJARAH SINGKAT BPR GAMON
BPR Gamon semula didirikan pada tahun 1992 dengan nama BPR Bhakti Perpensi yang berkedudukan di Balaraja Kabupaten Tangerang. Pada tahun 2008, BPR Bhakti Perpensi diakuisisi oleh pemegang saham saat ini yang telah berpengalaman di bidang perbankan kurang lebih 40 tahun.
Semenjak diakuisisi, pada tahun 2010 BPR Bhakti Perpensi berganti nama menjadi BPR Gamon, dan mengembangkan jaringan kantornya untuk memperluas pelayanan kepada nasabahnya dengan membuka Kantor Cabang yang berlokasi di Jl. Kebon Sirih No. 77, Jakarta Pusat. Seiring dengan berkembang pesatnya kantor cabang Kebon Sirih, Manajemen dan Pemegang Saham memutuskan untuk memindahkan kantor pusat yang semula di Balaraja, Kab. Tangerang menjadi di Kebon Sirih, Jakarta Pusat hingga saat ini. Melihat keberhasilan kantor pusat di Jakarta, BPR Gamon membidik pasar yang lebih luas di Ibukota dengan cara merelokasi kantor cabang Balaraja ke Kelapa Gading yang telah terealisasi pada tahun 2017.
Dalam perkembangan usahanya, BPR Gamon senantiasa bertumbuh dan berkembang menjadi salah satu BPR terbaik se-Jabodetabek sesuai dengan Visi BPR Gamon, yaitu menjadi salah satu BPR yang paling dikagumi, dalam hal kualitas dan integritas professional. Demi Dalam kurun waktu 9 tahun (2008 – 2017), BPR Gamon berhasil mempertahankan predikat sebagai BPR yang SEHAT dengan menekan presentasi NPL dibawah 2%.
BPR Gamon juga mampu bersaing untuk menempati predikat terbaik, khususnya diwilayah Jakarta. Pada tahun 2014 BPR Gamon berhasil masuk kedalam 5 Besar BPR se DKI Jakarta berdasarkan total aset, dimana total asset BPR Gamon saat itu sebesar Rp. 207 Milyar, lalu meningkat menjadi Rp. 263,16 Milyar pada tahun 2015 dan menempatkan BPR Gamon sebagai BPR beraset terbesar kedua se-DKI Jakarta. Untuk tahun 2016 BPR Gamon senantiasa berada di dalam lingkaran Big Five BPR DKI Jakarta dengan menempati urutan ketiga dengan total aset sebesar Rp. 273 Milyar.
Work With Heart, Serve With Passion
Kami Memang Beda
BPR adalah bank seperti lazimnya Bank Umum, namun memiliki kekhususannya, yaitu melayani keperluan masyarakat di wilayah pedesaan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam bentuk simpanan (tabungan dan deposito) dan kredit.
Kami Memang Beda
BPR adalah bank seperti lazimnya Bank Umum, namun memiliki kekhususannya, yaitu melayani keperluan masyarakat di wilayah pedesaan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam bentuk simpanan (tabungan dan deposito) dan kredit.
Ringkasan Keuangan Tahunan
| Tahun | Total Kredit | Total DPK | Total Aset |
|---|---|---|---|
| 2025 | 491,222,682 | 629,350,926 | 718,547,100 |
| 2024 | 448,936,519 | 579,219,635 | 672,385,961 |
| 2023 | 428,189,027 | 569,598,444 | 645,861,299 |
| 2022 | 415,364,126 | 490,014,538 | 559,248,277 |
| 2021 | 320,692,138 | 414,853,079 | 473,386,850 |
Ringkasan Keuangan Tahunan
| Tahun | Total Kredit | Total DPK | Total Aset |
|---|---|---|---|
| 2025 | 491,222,682 | 629,350,926 | 718,547,100 |
| 2024 | 448,936,519 | 579,219,635 | 672,385,961 |
| 2023 | 428,189,027 | 569,598,444 | 645,861,299 |
| 2022 | 415,364,126 | 490,014,538 | 559,248,277 |
| 2021 | 320,692,138 | 414,853,079 | 473,386,850 |
Manajemen dan Pemegang Saham
| PEMEGANG SAHAM | % SAHAM |
|---|---|
| Anton Suleiman | 39.50% |
| Timoty E. Marnandus | 39.50% |
| Erny Utama | 6% |
| Kartika Dewi | 6% |
| Juny Puspita | 6% |
| Budiarto Tek | 3% |
Manajemen dan Pemegang Saham
| PEMEGANG SAHAM | % SAHAM |
|---|---|
| Anton Suleiman | 39.50% |
| Timoty E. Marnandus | 39.50% |
| Erny Utama | 6% |
| Kartika Dewi | 6% |
| Juny Puspita | 6% |
| Budiarto Tek | 3% |

































































